Postingan

Satu Siswa Segenggam Sampah Menuju Madrasah Bebas Sampah

Gambar
  Satu Siswa Segenggam Sampah Menuju Madrasah Bebas Sampah Oleh: Dra.Sulistyowati,M.Pd Lingkungan madrasah yang bersih adalah dambaan setiap warga madrasah, madrasah tidak hanya sebagai tempat belajar namun juga tempat pembentukan karakter. Salah satu karakter baik yang ingin dibudayakan adalah karakter peduli lingkungan. Melalui tema “Satu Siswa Segenggam Sampah Menuju Madrasah Bebas Sampah” kita diajak untuk mengambil, memilah dan mengolah sampah dengan bijak agar lingkungan madrasah tetap bersih, nyaman, sehat dan asri.   Harapan lingkungan madrasah tetap bersih sebagaimana kaadaan setiap pagi hari akan terwujud jika slogan satu siswa segenggam sampah dapat dilaksanakan oleh seluruh siswa. Satu siwa segenggam sampah terlihat kecil namun bila dilaksanakan oleh seribu siswa maka akan terkumpul seribu genggam sampah. Lingkungan yang bersih dipagi hari karena ada petugas yang menyapu halaman, namun apakah kondisi seperti itu akan berlangsung sepanjang hari? ternyata ti...

SATU ANAK, SATU KEPEDULIAN, SEJUTA MANFAAT BAGI LINGKUNGAN

Gambar
  SATU ANAK, SATU KEPEDULIAN, SEJUTA MANFAAT BAGI LINGKUNGAN Oleh: Hanik Setyowati,S.Pd,M.M. Lingkungan hidup merupakan bagian penting dalam kehidupan manusia. Udara yang kita hirup, air yang kita gunakan, tanah tempat kita berpijak, serta tumbuhan dan hewan yang berada di sekitar kita merupakan anugerah yang harus dijaga. Namun, berbagai permasalahan lingkungan seperti sampah plastik, pencemaran air, pemborosan energi, dan berkurangnya ruang hijau masih sering kita jumpai dalam kehidupan sehari-hari. Oleh karena itu, kepedulian terhadap lingkungan perlu ditanamkan sejak dini melalui pembiasaan ramah lingkungan hidup di madrasah.  Madrasah memiliki posisi strategis dalam membentuk perilaku peduli lingkungan. Pendidikan tidak hanya berfungsi mengembangkan kemampuan akademik peserta didik, tetapi juga membentuk karakter dan kebiasaan positif yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Oleh karena itu, pendidikan lingkungan perlu diintegrasikan dalam budaya dan aktiv...

Membumikan Adiwiyata di Sekolah/Madrasah: Menjaga Bumi, Menunaikan Amanah Ilahi

Gambar
  Membumikan Adiwiyata di Sekolah/Madrasah:  Menjaga Bumi, Menunaikan Amanah Ilahi Oleh: Inun Fitriyani, S.Pd., M.Si. (Staf Pengajar di MTsN 1 Banyuwangi) Pernahkah kita merenungkan mengapa lingkungan di sekitar kita semakin panas, cuaca makin tidak menentu, sampah semakin menumpuk, pernahkah kita berpikir kemana larinya sisa makanan, botol plastik, atau kemasan jajan yang kita buang setiap hari di sekitar kita? Di tengah aktivitas belajar yang padat, masalah sampah sering kali luput dari perhatian dan dianggap sebagai urusan sepele. Padahal, Al-Qur'an secara tegas memberikan peringatan dalam Surah Ar-Rum ayat 41: "Telah tampak kerusakan di darat dan di laut disebabkan karena perbuatan tangan manusia." Akankah kita menjadi bagian tangan-tangan perusak yang dimaksud dalam ayat ini? Atau sebaliknya kita sebagai pioneer penyelamat kerusakan yang dimaksud. Semua pilihan ada di tangan kita dan tentunya kita menginginkan kebaikan untuk seluruh umat dan bumi kita.  Ayat tersebu...

IMPLEMENTASI NILAI PANCA CINTA KBC MELALUI GERAKAN EKOTEOLOGI DI LINGKUNGAN MADRASAH

Gambar
  IMPLEMENTASI NILAI PANCA CINTA KBC MELALUI GERAKAN EKOTEOLOGI  DI LINGKUNGAN MADRASAH Oleh : Mustain, S.Pd. Pentingnya menjaga lingkungan wajib dan harus kita tanamkan sejak dini mungkin. Polusi air dari limbah ,sampah makannan di lingkungan Madrasah, polusi udara di daerah perkotaan, dan masalah mengenai rusaknya lingkungan disekitar kita khususnya di lingkungan Madrasah bukan merupakan masalah yang baru lagi, yang seharusnya dibenahi sesegera mungkin. Bagaimana tidak, masalah ini tidak luput dari peran pemerintah dan masyarakat yang harus berdampingan menjaga lingkungan kita ini agar tidak terjadi kerusakan yang tidak kita inginkan. Diingatkan dalam Al-Qur’an surat Arrum ayat 41, yang artinya: "Telah tampak kerusakan di darat dan di laut disebabkan perbuatan tangan manusia; Allah menghendaki agar mereka merasakan sebagian dari akibat perbuatan mereka, agar mereka kembali (ke jalan yang benar)."  Dengan demikian, dapat dinyatakan bahwa pelestarian lingkungan sebagai kr...

OMPRENG MBG Sebagai Media Edukasi Lingkungan Berkelanjutan Di MTsN 1 Banyuwangi

Gambar
  OMPRENG MBG Sebagai Media Edukasi Lingkungan Berkelanjutan Di MTsN 1 Banyuwangi Oleh: Zakia ulfah    Madrasah Tsanawiyah Negeri 1 Banyuwangi atau lebih dikenal dengan sebutan MTsN 1 Banyuwangi adalah lembaga pendidikan formal tingkat menengah pertama berbasisi Islam yang berlokasi di Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur dan satu-satu nya Madrasah tsanawiyah berstatus negeri di area kota Banyuwangi. Tepatnya berada di jalan mawar nomor 35 kelurahan Penataban, kecamatan Giri. MtsN 1 Banyuwangi adalah rumah bagi generasi muda yang cerdas,berkarakter dan berakhlakul karimah, terbukti dengan banyaknya prestasi yang telah di raih oleh siswa-siswa nya, baik prestasi di bidang akademik dan non-akademik. MTsN 1 Banyuwangi adalah madrasah berpredikat Adiwiyata Nasional yang aktif menerapkan budaya peduli lingkungan hidup bagi warga sekolah.     Pada tahun 2018, MTsN 1 Banyuwangi berhasil meraih Penghargaan Adiwiyata tingkat Provinsi Jawa Timur, dilanjutkan pada tahun 2019 m...

Satu Lagi Event Menulis Buku Antologi Kompilasi Penyair 3 Negara Berhasil diikuti Oleh Guru MTsN 1 Banyuwangi

Gambar
  Satu Lagi Event Menulis Buku Antologi Kompilasi Penyair 3 Negara Berhasil diikuti Oleh Guru MTsN 1 Banyuwangi == Buku antologi puisi tiga negara diserahkan secara langsung oleh Kur Asriatun, S.Pd kepada kepala perpustakaan Al Iqra’ MTsN 1 Banyuwangi Annora Ghifary,S.Si.(05/12/2025) Buku tersebut berisi puisi karya penyair dari 3 negara yaitu Indonesia, Malaysia dan Singapura. Event ini diawali dengan seminar online dengan tema menjalin silaturahmi dan persahabatan 3 negara serumpun. Dua guru MTsN 1 Banyuwangi puisinya berhasil lolos dalam kurasi tersebut   Mereka adalah Kur Asriatun, S.Pd dengan judul puisi Jejak jejak kaki, Serumpun dalam kehangatan,Aku yang kau sebut kawan dan Hanik Setyowati S.Pd dengan puisi berjudul Sahabatku, Pelangi Serumpun. Kepala perpustakaan Al Iqra’,Annora menyampaikan turut bangga dan memberikan apresiasi pada kedua guru tersebut yang terus aktif berkiprah dalam menggiatkan literasi.  Ditemui secara terpisah, kepala MTsN 1 Banyuwangi...

Peringatan Hari Guru di MTsN 1 Banyuwangi, Diwarnai Teatrikal Guru dan Siswa yang Penuh Makna Serta Pemberian Penghargan untuk Guru

Gambar
 Peringatan Hari Guru di MTsN 1 Banyuwangi, Diwarnai Teatrikal Guru dan Siswa yang Penuh Makna Serta Pemberian Penghargan untuk Guru === Peringatan Hari Guru di MTsN 1 Banyuwangi diawali dengan upacara bendera. (251125) Berkenan sebagai pembina upacara adalah kepala madrasah, Munawar Effendi,S.Pd,M.PdI. Dalam amanatnya selain menyampaikan amanat dari menteri agama , beliau juga mengajak seluruh guru lebih meningkatkan profesionalitas kinerjanya. Setelah upacara dilanjutkan dengan pemberian penghargaan untuk guru terfavorit, terdisiplin dan terkreatif inovatif pilihan siswa serta guru penulis antologi buku puisi serumpun 3 negara (Indonesia, Malaysia dan Singapura). Dari nominator guru maka terpilih guru terfavorit Aini Fitri,SE, terdisiplin Dra.Sulistyowati,M.Pd, dan terkreatif inovatif yakni Amalia Nur Firdaus,S.Pd.  Sementara untuk guru penulis buku antologi adalah Hanik Setyowati,S.Pd,M.M dan Kur Asriatun,S.Pd. Penyerahan piagam penghargaan oleh kepala madrasah mendapat ap...